Guru Dan Murid - =link=

Karena pendidikan sejati bukanlah memindahkan air dari sungai ke kolam, tapi mengajarkan bagaimana menemukan mata air sendiri, lalu memilih kapan harus minum, dan kapan harus berbagi pada yang kehausan.

Guru belajar dari tatapan murid, dari keberaniannya bertanya, dari kegagalan yang tak malu diakui. Murid belajar dari ketekunan guru, dari cara ia tak lelah mengulang, dari keikhlasan yang tak tercatat di rapor.

Dalam setiap lembar waktu yang terukir, Guru berdiri di pangkal jalan, menunjuk arah dengan sabar, meski kadang langkah murid terhuyung, ragu, atau bahkan berbalik.